Usulan Pembaharuan jadwal Kegiatan Preventive Maintenance pada Mesin Curing PCR PT.XYZ Menggunakan Metoda Distribusi Weibull

Isi Artikel Utama

Herman Budi Harja
Nunu Ahmad Nugraha

Abstrak

Seringnya terjadi kegiatan perawatan (downtime) tidak terencana mesin Curing pada line produksi ban mobil PT XYZ merupakan indikasi adanya ketidakefektifan perawatan terencana (PM) yang diterapkan perusahaan. Downtime tidak terencana menyebabkan line produksi berhenti dan kehilangan waktu berproduksi, meningkatnya jumlah produk gagal saat setup, dan tingginya biaya perawatan mesin produksi. Perusahaan perlu meningkatan efektivitas dan efisiensi kinerja system perawatan melalui pembaharuan jadwal perawatan agar availability mesin tinggi. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi komponen penyebab kegagalan fungsi mesin curing dan menghasilkan rekomendasi waktu interval perawatannya yang sesuai. Metoda distribusi Weibull digunakan untuk mendapatkan nilai index of fit time to failure beberapa komponen kritis mesin, menganalisa laju kerusakan komponen, menghitung nilai mean time between failure (MTBF) komponen sebagai durasi expected lifetime komponen tersebut. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa terdapat dua komponen kritis pada mesin curing dengan indikasi laju kerusakan seiring waktu (nilai β>1), yaitu silinder press dan EPV dengan nilai MTBF sebesar 89 hari untuk silinder press dan 231 hari untuk EPV. Hasil kajian ini mengusulkan pembaharuan jadwal PM mesin curing agar mempertimbangkan penambahan kegiatan PM baru yang mengakomodir nilai durasi expected lifetime dari komponen-komponen penyebab mesin breakdown, sehingga dapat meminimalkan downtime tidak terencana.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

Rincian Artikel

Bagian
Articles

Referensi

[1] F.G. Badia, dkk,”Optimal Inspection and Preventive Maintenance of Units with Reavealed and Unrevealed Failures”, Reliability Engineering and system Safety, 78, 157-163, 2002.
[2] V. Mijailovic, “Probabilistic Method for Planning of Maintenance Activities of substain Component”, electric Power system Research, 64, 53-58, 2003.
[3] H.P. Garg. Industrial Maintenance. New Delhi, India; S. Chand & Company LTD. 2002.
[4] S. Borris. Handbook on the Total Productive Maintenance. New York; McGraw Hill, 2006.
[5] A. Charles, dkk, “Optimization of Preventive Maintenance strategies in a multipurpose batch plant: Application to Semiconductor Manufacturing”, Computer and chemical engineering, 27, 449-467, 2003.
[6] I. Sodikin, “Penentuan Perawatan Preventive Komponen elektrik dan komponen Mekanik yang optimal pada mesin excapator seri PC 200-6 dengan Pendekatan Model Jardine”, Jurnal Teknologi, vol.1 Nomor 2, 2008.
[7] D.S. Dhamayanti, dkk, “Usulan Preventive Maintenance pada Mesin Komori LS440 dengan Menggunakan Metode Reliability Centered Maintenance (RCM II) dan Risk Base Maintenance (RBM) di PT ABC”, Jurnal Rekayasa Sistem & Industri, Vol. 3, Nomor 2, 2016.
[8] C. Ebelling. Reliability & Maintainability Engineering. New York; McGraw Hill, 1997.
[9] Charles Zaiontz, The Real Statistics Resource Pack by Charles Zaiontz.

DB Error: Unknown column 'Array' in 'WHERE'