Perilaku Merokok Terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa Polman Bandung

Isi Artikel Utama

Hanif Azis Budiarto
Nia Permata
Narwikant Indroasyoko
Achmad Muhammad

Abstrak

 


Mahasiswa merokok sepertinya sudah lazim dilihat di sekitar kampus-kampus di Indonesia. Namun, banyak penelitian menyatakan adanya dampak negatif merokok bagi kemampuan kognitif, fisik, kesehatan, dan sebagainya. Hal ini dapat berimbas pada kemampuan mahasiswa untuk belajar dengan optimal dan mendapatkan prestasi belajar yang terbaik. Kajian kondisi mengenai mahasiswa perokok dan bukan perokok di kampus Polman Bandung belum ada, apalagi yang juga menelaah prestasi belajarnya. Penelitian ini mengulas mengenai mahasiswa perokok dan bukan perokok serta gambarannya dengan prestasi belajar mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menyebarkan kuesioner kepada mahasiswa pada bulan Mei 2023 dengan menggunakan link google form. Didapatkan 207 orang responden yang mengisi kuesioner, diantaranya ada 71 orang perokok dan 136 yang bukan perokok. Hasilnya menunjukkan bahwa mahasiswa yang bukan perokok memiliki prestasi belajar atau IPK yang lebih baik daripada mahasiswa perokok. Disarankan bahwa kampus dapat meminimalisir peningkatan jumlah perokok untuk meningkatkan optimalisasi kemampuan mahasiswa sehingga dapat meningkatkan prestasi belajarnya.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

Rincian Artikel

Bagian
Articles

Referensi

[1] Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi and K. P. dan Kebudayan, “Buku Panduan Indikator Kinerja Utama,” Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, no. 021, pp. 1–73, 2021, [Online]. Available: http://dikti.kemdikbud.go.id/wp-content/uploads/2021/06/Buku-Panduan-IKU-2021-28062021.pdf
[2] B. Widodo, “Implementasi Education 4.0 dan Merdeka Belajar dalam Matematika di Perguruan Tinggi,” PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika, vol. 4, pp. 910–916, 2021.
[3] N. P. Oktania, B. Widjanarko, and Z. shaluhiyah, “Analisis Peningkatan Tren Perilaku Merokok Pada Remaja Indonesia,” Syntax Literate ; Jurnal Ilmiah Indonesia, vol. 8, no. 12, pp. 200–219, 2023, [Online]. Available: https://www.jurnal.syntaxliterate.co.id/index.php/syntax-literate/article/view/11235/6646%0Ahttps://www.jurnal.syntaxliterate.co.id/index.php/syntax-literate/article/view/11235
[4] P. Mutiara, “Remaja Merokok Ancaman Bagi Masa Depan Bangsa,” 2021. https://www.kemenkopmk.go.id/remaja-merokok-ancaman-bagi-masa-depan-bangsa (accessed Jul. 17, 2023).
[5] A. Bush, J. Bhatt, and J. Grigg, “E cigarettes: Tar Wars: The (Tobacco) Empire Strikes Back,” Archives of Disease in Childhood, vol. 104, no. 11, pp. 1027–1029, 2019, doi: 10.1136/archdischild-2018-315820.
[6] N. Gupta and K. Qanungo, “Cigarette smoking and its association with lung cancer,” AIP Conference Proceedings, vol. 2535, no. 1, p. 20004, May 2023, doi: 10.1063/5.0116996.
[7] S. S. Hecht and D. K. Hatsukami, “Smokeless tobacco and cigarette smoking: chemical mechanisms and cancer prevention,” Nature Reviews Cancer, vol. 22, no. 3, pp. 143–155, 2022, doi: 10.1038/s41568-021-00423-4.
[8] P. N. Kopa and R. Pawliczak, “IQOS–a heat-not-burn (HnB) tobacco product–chemical composition and possible impact on oxidative stress and inflammatory response. A systematic review,” Toxicology Mechanisms and Methods, vol. 30, no. 2, pp. 81–87, 2020, doi: 10.1080/15376516.2019.1669245.
[9] A. Dzubur, M. Koso-Drljevic, and D. Lisica, “Understanding Cognitive Failures through Psychosocial Variables in Daily Life of Students,” Journal of Evolution of Medical and Dental Sciences, vol. 9, no. 45, pp. 3382–3386, 2020, doi: 10.14260/jemds/2020/743.
[10] I. B. Pilato, B. Beezhold, and C. Radnitz, “Diet and lifestyle factors associated with cognitive performance in college students,” Journal of American College Health, vol. 70, no. 7, pp. 2230–2236, 2022, doi: 10.1080/07448481.2020.1847118.
[11] R. Yuliarti, D. Karim, and F. Sabrian, “Hubungan Perilaku Merokok Dengan Prestasi Belajar Pada Mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Riau,” Media Neliti, vol. 1, no. 69, pp. 5–24, 2012.
[12] H. I. D. Purba, M. Kengganpanich, and S. Benjakul, “the Effect of Smoking Behavior on the Quality of Life Among Final-Year Students By Using Precede Model in Sari Mutiara Indonesia University, Indonesia,” Indonesian Journal of Public Health, vol. 17, no. 2, pp. 207–218, 2022, doi: 10.20473/ijph.v17i2.2022.207-218.
[13] A. R. Kwilas, R. N. Donahue, K. Y. Tsang, and J. W. Hodge, “乳鼠心肌提取 HHS Public Access,” Cancer Cell, vol. 2, no. 1, pp. 1–17, 2015, doi: 10.1016/j.jadohealth.2019.09.003.Reasons.
[14] J. M. Streck, A. H. Weinberger, L. R. Pacek, M. Gbedemah, and R. D. Goodwin, “Cigarette smoking quit rates among persons with serious psychological distress in the united states from 2008 to 2016: Are mental health disparities in cigarette use increasing?,” Nicotine and Tobacco Research, vol. 22, no. 1, pp. 130–134, 2020, doi: 10.1093/ntr/nty227.
[15] S. Ramadani and M. Putra, “Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Kecerdasan Emosional Kepala Sekolah Terhadap Kinerja Guru TK Gugus Kecamatan Simpang Kanan Kabupaten Aceh Singkil,” vol. 6, no. 5, pp. 1599–1611, 2024.
[16] Rina Yuliarti, “Hubungan Perilaku Merokok Dengan Prestasi Belajar Pada Mahasiswa,” vol. 53, no. 9, pp. 1689–1699, 2016.