Analisis Springback Pelat ST 37 dengan Tegangan Tarik 343 N/mm2 Tebal 1,98 mm pada Proses V-Bending Dengan Sudut 120, 135, dan 150 serta Arah Tekukan Berlawanan Grain Direction Pelat
Isi Artikel Utama
Abstrak
Springback adalah penyimpangan sudut tekuk yang cenderung kembali ke posisi semula akibat sisa elastisitas material pada daerah tekukan yang melewati batas plastis material. Lima parameter utama yang mempengaruhi springback adalah profile punch/die, work material, material properties, bending technique, dan process condition. Penelitian ini fokus pada sudut punch yang mempengaruhi besarnya springback. Pengujian dilakukan dengan sudut punch 120˚, 135˚, dan 150˚ menggunakan mesin press AIDA direct servo formers DSF-C1-A series. Hasil menunjukkan semakin besar sudut punch, semakin kecil springback-nya. Semua sudut menghasilkan nilai springback negatif, dengan sudut punch 150° sebesar -0.990° paling mendekati sudut yang dituju. Besar springback dapat dihitung menggunakan rumus regresi linear sederhana. Penyimpangan sudut akibat springback dapat digunakan sebagai nilai kompensasi dalam pembuatan bending tool untuk mendapatkan hasil bending yang diinginkan.
##plugins.generic.usageStats.downloads##
Rincian Artikel
Artikel yang diajukan untuk dipublikasikan pada JTRM (Jurnal Teknologi dan Rekayasa Manufaktur) ini adalah karya dari penulis dan/atau tim penulis yang memiliki pembahasan pada bidang sains dan teknologi. Naskah tersebut belum pernah dipublikasikan di Jurnal (media) apapun atau tidak sedang diajukan untuk dipublikasikan pada jurnal atau prosiding lain. Apabila terdapat duplikasi penerbitan, artikel akan dicabut/dihapus oleh Dewan Redaksi.
Nama dan alamat email yang dimasukkan pada laman JTRM (Jurnal Teknologi dan Rekayasa Manufaktur) hanya akan digunakan sebatas kepentingan penerbitan artikel pada laman JTRM (https://jtrm.polman-bandung.ac.id/) dan tidak akan diberikan kepada pihak lain untuk kepentingan apapun.
Referensi
[2] Ostergaard, D. E. (1966). Basic Diemaking. USA: McGraw-Hill Book Company.
[3] Tschaetsch, H. (2005). Metal Forming Practise. Dresden: Springer.
[4] Luchsinger, H. R. (1984). Tool Design 2. Bandung: Politeknik Mekanik Swiss-ITB.
[5] Smith, D. A. (1990). Die Design Handbook. Michigan: Society of Manufacturing
Engineers.
[6] Kumar A, Viswanath P, Mahesh K, Swati M, Kumar PM, Abhijit A, Singh S. (2010)
Prediction of springback in V-bending and design of dies using finite element simulation.
International Journal of Materials and Product Technology.
[7] Choudhury, I. A., & Ghomi, V. (2013). Springback reduction of aluminum sheet in V-
bending dies. Engineering Manufacture, 8.
[8] Hanafiah, K. A. (1993). Rancangan Percobaan Teori dan Aplikasi. Jakarta: Raja Grafindo
Persada.
[9] Vukota Boljanovic,P.D.(2004). Sheet Metal Forming Processes and Die Design.
NewYork : Industrial Press.
[10] Suprianto, J. (2000). Statistik-teori dan aplikasi. Jakarta: Erlangga